(021) 3450038
Berita dan Informasi
Home / Berita & Informasi / Ganjar Hapus Syarat SKTM PPDB 2019 Jateng, Warganet Sambut Positif
09
Januari
2019
Ganjar Hapus Syarat SKTM PPDB 2019 Jateng, Warganet Sambut Positif

KOMPAS.com – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melalui akun resmi Instagram @ganjar_pranowo menyampaikan syarat Surat Keterangan Tidak Mampu ( SKTM) di Penerimaan Peserta Didik Baru ( PPDB) 2019 akan dihapus. “Saya pastikan SKTM tidak berlaku lagi pada penerimaan siswa baru SMA/SMK 2019. Dasar penilaian masuk sekolah adalah prestasi. Namun bagi siswa tidak mampu jangan khawatir, kami jamin bisa sekolah sesuai zonasi dan diberikan beasiswa,” tegas Ganjar yang juga disampaikan melalui akun resmi Twitternya @ganjarpranowo. Gagas penghapusan SKTM dari syarat PPDB SMA/SMK Negeri Jawa Tengah tahun ini merupakan hasil evaluasi sektor pendidikan Jawa Tengah Tahun 2018. Maraknya kasus SKTM ‘palsu’ jadi alasan penghapusan SKTM pada PPDB tahun ini. Tercatat 78 ribu lebih SKTM disalahgunakan pada PPDB 2018.

Gubernur Ganjar Pranowo mengatakan banyaknya orang kaya mengaku miskin demi anaknya masuk sekolah tertentu telah mencoreng dunia pendidikan. Hal ini pun sudah disampaikan pada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy. “Meski SKTM dihapus, siswa miskin tidak usah khawatir. Siswa miskin kami pastikan tetap bisa sekolah dan dibiayai oleh negara, minimal 20 persen (di tiap satuan pendidikan) dari aturan Permendikbud. Itu minimal, jadi masih bisa lebih dari itu,” ungkap Ganjar.

Proses penerimaan siswa nantinya akan ditekankan berdasarkan jalur nilai dan prestasi akademik, bukan lagi jalur miskin. Ganjar Pranowo pun berpesan pada para orang tua agar mendidik putra-putrinya untuk mengedepankan kejujuran, pendidikan berintegritas dan berkarakter. Pemprov Jateng sendiri selama ini telah memberikan bantuan untuk siswa miskin, sehingga penghapusan SKTM diharapkan tidak membuat resah orang tua siswa dari keluarga yang benar-benar kurang mampu. “Kami akan menjamin anak miskin tetap bisa sekolah,” ungkap Ganjar. Pengamatan Kompas.com, postingan yang diunggah 8 Januari 2019 ini mendapat tanggapan positif dari warganet. Akun @bowo_rdk menuliskan, “Akhirnya sipp pak ????” atau @keys.ps, “Waah mantap pak … ????????”. Akun rindrayanti7999 menyampaikan, “Mantaps pak… Tahun kemarin zonk pada pak SKTM padahal org berada.” Persetujuan senada disampaikan akun @astribundanya, “Saya setuju pak,” dan akun @lenny_vw, “Setuju pak @ganjar_pranowo , semangat selalu pak. Semoga SKTM dpat di fungsikan sebagaimana mestinya sehingga anak anak tetap bisa mendapatkan pendidikan dg Maksimal. Bravo Pak..????”

Sumber : https://edukasi.kompas.com

Artikel Lainnya
22 Oktober 2019
Publik Nantikan Perbaikan Kepemiluan
18 Oktober 2019
Rapat Tim Teknis Penyelesaian Permasalahan Status Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) dan Balai Hiperkes (K3) Surabaya
17 Oktober 2019
ASN Diimbau Agar Hati-hati Beraktivitas di Media Sosial
15 Oktober 2019
Meningkatkan Sinergitas antara Pemerintah Pusat dan Pemda Berbasis Digital
14 Oktober 2019
Hari Ini Tenggat Penuntasan Anggaran Pilkada Serentak Tahun 2020