Thursday July 31, 2014
  • Dirjen Otda dan sesditjen otda pada Apel Pagi lingkup Ditjen Otonomi Daerah, 25 Juli 2014
  • Mendagri pada acr buka bersama dengan wartawan pokja kemendagri, 23 Juli 2014
  • dirjen otda pada wawancara otonomi daerah di TV ONE, 21 Juli 2014
  • Dirjen Otda pada diskusi media penguatan platform otonomi daerah, 17 Juli 2014
  • Dirjen otda dlm peninjauan hasil Pilpres 2014 di Kec Batam Kota, 11 Juli 2014
  • Dirjen otda pada rapat persiapan pelaksanaan pilpres tahun 2014 di sumatera barat
  • Dirjen Otda dalam executive leadership program in service delivery-AIPD, Sydney 22 s.d 24 Juni 2014
  • Dirjen otda dalam seminar nasional IKAPTK Tahun 2014, 21 Juni 2014
  • mendagri pada rapat paripurna DPR-RI tentang pengesahan RUU 3 DOB, 24 Juni 2014
  • Presiden RI pada Pelantikan Praja IPDN Angkatan XXI, 14 Juni 2014
  • Dirjen OTDA bersama Gub Aceh dan Wali Nanggroe dlm perundingan ttg penyelesaian qanun bendera & RPP kewenangan Pemerintah di Aceh, 16 Juni 2014
  • Sesditjen Otda Menyerahkan Keppres Pemberhentian Sementara Ir. H. Joko Widodo Sbg Gub DKI Jakarta Masjab 2012-2017
  • Newsletter (Info Otda) sbg Media Informasi Ditjen Otda
News Feeds:
PDF
Cetak
E-mail
20
Jun
2013

Politik Dinasti Sangat Merugikan

JAKARTA,KOMPAS- Lima belas tahun setelah reformasi, ternyata nepotime makin mengemukakan. Politik dinasti dikecam dan dinilai sangat merugikan karena memicu kegagalan kaderisasi dipantai politik dan membuat kewibawaannya turun

“Sangat menyedihkan jika satu partai, yang  menjadi pilar kehidupan demokrasi suatu negara hanya dikuasai keluarga dan perkoncoan. Seharusnya didasarkan kaulifikasi  seorang,” kata Ketua Umum Pengurus Pusat Persaudaraan Muslimin Indonesia (parmusi) Bachtiar Chamsyah, Rabu (19/6). Di Jakarta, saat memaparkan rekomendasi Mukernas II Parmusi.

Oleh Administrator   
 
PDF
Cetak
E-mail
20
Jun
2013

Investasi di Pulau-Pulau Kecil Jadi Prioritas

JAKARTA-Prospek bisnis dan investasi di pulau-pulau kecil di gadang-gadang sebagai masa depan ekonomi Indonesia. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Ditjen Kelautan Pesisir dan pulau-pulau kecil (KP3K) menjadi program itu sebagai salah satu hal yang prioritas. Ini mengingatkan potensi yang bisa menumbuhkan ekonomi bagi masyarakat di kawasan pesisir san pulau-pulau kecil karena merupakan tempat ideal  bagi seluruh jenis aktivitas parawisata bahari usaha perikanan dan kelautan, pertanian organik, pertenakan, indrustri, permukinan, perkebunan, usaha pertambangan, transportasi, serta pelabuhan.

“Investasi di pulau-pulau kecil terbuka lebar. Indonesia memiliki 17.504 pulau yang cukup potensial  untuk dikembangkan. Dalam hal pemerintah pusat sebagai fasilitator , dan Pemerintah Daerah (pemda) di tuntut untuk proaktif dalam mempromosikan serta memasarkan prospek investasi pulau-pulau kecil wilayahnya,’” terang Sudirman Saad, Ditjen KP3K KKP dalam acara Temu Bisnis dan Investasi pulau-pulau kecil (Small Islands Investment and Business Forum) di Hotel Mercure ancol, Jakarta, pekan lalu.

Oleh Administrator   
 
PDF
Cetak
E-mail
20
Jun
2013

Pendekatan Menyeluruh pada Agenda Pembangunan Pasca-2015

JAKARTA,KOMPAS- Perumusan  agenda pembangunan pasca-2015 diperkirakan akan diwarnai perdebatan antara negara maju dan negara berkembang terkait sejumah isu. Isu-isu kontriversial itu antara lain kebijakan tentang ketahanan pangan dan penghilangan aturan perdagangan yang merugikan negara berkembang.

Yanuar Nugroho, staf ahli Unit Kerja Presiden bidang pengawasan dan pengendalian Pembangunan (UKP4). Memaparkan itu dalam diskusi tentang laporan Panel Tingkat Tinggi Para Tokoh Terkemuka tentang agenda Pembangunan Pasca-2015, Selasa (18/6)di Jakarta.

Oleh Administrator   
 
PDF
Cetak
E-mail
20
Jun
2013

BULUKUMBA, KOMPAS- Masyarakat adat Tana Toa, suku Kajang, Bulukumba, Sulawesi Selatan, bersama Lembaga swadaya masyarakat   dan pemerintah  daerah berusaha  mempetahankan  hutan adat sejak 1991 telah ditetapkan sebagai hutan produksi terbatas oleh pemerintah pusat.

Upaya dilakukan melalui pembuatan peraturan pembuatan peraturan daerah (perda)melalui hutan adat. Namun, sebelum itu akan lebih dulu dibuat perda soal pengakuan keberadaan masyarakat adat inilah yang akan mengajukan usulan kabupaten agar hutan tersebut menjadi hutan adat.

Oleh Administrator   
 
PDF
Cetak
E-mail
20
Jun
2013

Daerah Dilibatkan Dalam Konversi

Jakarta, Kompas- Pemerintah daerah akan didorong untuk terlibat aktif dalam program konversi bahan bakar minyak ke bahan bakar gas untuk sektor transportasi mau pun bagi sektor kelautan dan perikanan. Hal ini diharapkan bisa menekan konsumsi bahan bakar minyak dan untuk mengantisipasi kenaikan biaya transportasi akibat kenaikan harga BBM bersubsidi yang akan segera di berlakukan.

Ketua Tim Percepatan Konverensi Bahan Bakar Minyak ke Bahan Bakar Gas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral IGN Wiratmaja Puja, Selasa (18/6), di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, menyatakan, pemerintah akan berupaya mempercepat realisai program konversi BBM ke gas di berbagai daerah di Indonesia dengan melibatkan pemerintah daerah.”Selain konverensi BBM ke gas untuk sektor transportasi, kami juga mendorong konversi BBM ke elpiji untuk nelayan,” ujarnya.

Oleh Administrator   
 
PDF
Cetak
E-mail
19
Jun
2013

Mengenal Jenis "Tedong" Toraja

Tedong dalam budaya Toraja selalu mempunyai tempat tersendiri dalam kehidupan masyarakatnya. Layaknya masyarat Toraja yang memiliki kasta sosial, tedong pun mempunyai kelas. Hal yang paling pertama dilihat dari sebuah tedong adalah dari warnanya. Mari kita lihat jenis-jenis tedong Toraja.

Bonga

Kerbau bonga adalah kerbau dengan kombinasi warna hitam dan putih. Kerbau ini dianggap sebagai kerbau yang paling tinggi kastanya. Tak heran, kerbau ini dianggap sebagai kerbau yang cantik dan harganya bisa mencapai puluhan hingga ratusan juta. Harganya cukup tinggi karena populasinya tidak banyak.

Karena itu, apabila diketahui ada kerbau jenis ini lahir, sejak kecil harganya sudah tinggi. Usaha perkawainan silang pun sudah ditempuh, tetapi hasilnya nihil. Jenis bonga sendiri ada beberapa, yakni saleko (warna hitam dan putih seimbang), sanga'daran (bagian mulut dominasi warna hitam), Randan dali' (alisnya warna hitam), takinan gayang (punggungnya ada warna hitam menyerupai parang panjang), dan lainnya.

Oleh Administrator   
 
PDF
Cetak
E-mail
19
Jun
2013

Bandung, Pelita

Konsep otonomi daerah (Otda) merupakan komitmen reformasi dalam menjawab kelemahan sistem pemerintahan sentralistik.Sedangkan maraknya korupsi di berbagai daerah, bukan akibatnya implementasi Otda. Sebab, Otda bukan sumber kejahatan dari korupsi. "Apkasi berharap pemerintah pusat turut bertanggung jawab menciptakan pemerintahan bersih serta mengawal, membimbing dan melakukan supervisi pemerintahan daerah. Otda dan pilkada tidak diciptakan untuk melahirkan penjahat," jelas Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi), Isran Noor di sela penyerahan hadiah "Sayembara Nasional Lomba Karya Tulis Otonomi Daerah" tingkat SLTA (sederajat) dan mahasiswa S1 untuk wilayah Jawa Barat, DKI Jakarta dan Banten di Bandung, kemarin.

Otda, tambah Irsan, bertujuan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, transparan dan bertanggung jawab. Terkait sejumlah persoalan dalam implementasi Otda dan Pilkada memang harus dicarikan solusi.

Oleh Administrator   
 
PDF
Cetak
E-mail
19
Jun
2013

Gamawan Fauzi melantik Gatot jadi Gubernur Sumut (Wahyudi Siregar/Okezone)MEDAN - Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi, resmi melantik Gatot Pudjonugroho dan Tengku Erry Nuradi, sebagai pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara periode 2013-2018.

Pelantikan Gatot sebagai Gubernur ke-18 Sumut, yang digelar di Gedung Paripurna DPRD Sumatera Utara itu, dilaksanakan sesuai dengan Surat Keputusan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono Nomor 62/P-2013 tertanggal 21 Mei 2013.

Oleh Administrator   
 
PDF
Cetak
E-mail
19
Jun
2013

Kalimantan Utara, provinsi baru sebagai pemekaran Kalimantan Timur, telah diresmikan pada senin, 22 April lalu. Setelah sekian lama, harapan terciptanya pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat mendapat “amunisi” untuk segera dinyalakan. Siapakah mambukti diri?

Beban itu bertumpu pada lima kabupaten dan satu kota yang bergabung di Kalimantan  Utara (Kaltara), yakni Bulungan, Nunukan, Malinau, Tana Tidung, dan kota Tarakan. Hanya ada waktu dua tahun untuk membuktikan setidaknya dalam tahap awal , apakah bisa menyapih Kaltar sebelum Kaltara gantian memayumi.

Oleh Administrator   
 
PDF
Cetak
E-mail
19
Jun
2013

MEDAN - Mendagri Gamawan Fauzi menilai pola kampanye yang dilaksanakan di Indonesia, baik dalam Pemilihan Umum maupun pemilihan kepala daerah sudah tidak sehat sehingga diperlukan pembatasan dana kampanye.

Tidak sehatnya pola kampanye itu dapat dilihat dari tingkat penyebaran berbagai jenis media sosialisasi dalam Pemilu dan pilkada, kata Gamawan usai melantik Gatot Pujo Nugroho dan Erry Nuradi sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut di Medan, hari ini.

Oleh Administrator   
 
PDF
Cetak
E-mail
18
Jun
2013

BANDUNG,(PRLM).- Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) sosialisasi konsep otonomi daerah (Otda). Salah satu cara yang ditempuh adalah dengan mengadakan lomba karya tulis bagi pelajar dan mahasiswa S-1 di seluruh Indonesia berhadiah total sebesar Rp 1 miliar.

Ketua Umum Apkasi Isran Noor mengatakan lomba karya tulis ini bertujuan untuk memperoleh masukan, menyerap pendapat serta aspirasi dari masyarakat. Terutama dari pelajar dan mahasiswa terhadap implementasi otonomi daerah.

Penyelenggaraan lomba karya tulis bagi pelajar SMA dan mahasiswa telah dimulai sejak 1 Februari dan berakhir pada 31 maret 2013 lal di tingkat propinsi. Masing-masing pemenang di tingkat propinsi nantinya akan dikompetisikan di tingkat nasional.

Oleh Administrator   
 
PDF
Cetak
E-mail
18
Jun
2013

@IRNewscom | Medan: PERKUMPULAN Raja-raja Padang Bolak Raja Panusunan Bulung Gunungtua, Raja Purba Sinomba, Raja Halongonan Tano Sapanjang Banua Sadesa, Raja Nabalok Dohot, dan Raja Torbing Balok, menabalkan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi bermarga Siregar dengan gelar Sutan Parlindungan Purbatua Siregar.

Penabalan ini berlangsung di Rumah Dinas Gubernur Sumatera Utara Jalan Sudirman No. 41, Medan, Sumut, Minggu (16/6).Selain Penabalan marga Siregar kepada Mendagri juga dilakukan penabalan marga Harahap kepada istri Mendagri, dengan gelar Namora Oloan Tano Sapanjang Banua Sadesa Harahap

Oleh Administrator   
 
JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL

Search

Find Us on

Visitors

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday3375
mod_vvisit_counterYesterday4163
mod_vvisit_counterThis week20966
mod_vvisit_counterLast week30987
mod_vvisit_counterThis month135384
mod_vvisit_counterLast month129580
mod_vvisit_counterAll days1826794

News Letter 2013

Visualisasi Otda

"Desentralisasi dan Otonomi Daerah: Pilihan Terbaik"

"Melaju Bersama Otonomi"

"Hari Otonomi Daerah Ke XVII"

Kontak
DITJEN OTONOMI DAERAH
KEMENTERIAN DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA
JL. Medan Merdeka Utara No. 7-8 Jakarta Pusat 10110
http ://www.otda.kemendagri.go.id
bagren_otda@kemendagri.go.id
No Telp/Fax : 021-34833648 (T.U Ditjen Otda), 021-3859335 (Bagren Otda)
Visi Ditjen Otonomi Daerah:
Terdepan dalam Memantapkan Efektivitas dan Efisiensi Penyelenggaraan Pemerintah yang Desentralistik dalam Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia
Copyright © 2014. ditjen Otda.

Copyright © 2012 Direktorat Jenderal Otonomi Daerah. All Rights Reserved.