Thursday July 24, 2014
News Feeds:
PDF
Cetak
E-mail
23
Jul
2014

JAKARTA- Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menilai sejak diberlakukannya pemilihan kepala daerah (pilkada) secara langsung sesuai dengan Undang-Undang Nomor 32/2004, banyak terjadi permasalahan. Sedikitnya 1.000 pilkada secara langsung yang digelar terjadi berbagai macam distorsi yang tidak diharapkan, walaupun ada sisi positif gubernur, inovatif, dekat dengan rakyat. "Buah dari desentralisasi, termasuk pilkada secara langsung membuat pelaku politik tidak siap. Begitu pula masyarakat pemilih yang kurang siap serta penyelenggara (KPU Red) yang perlu dikuatkan kapasitasnya ujar Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Dirjen Otda) Kemendagri Djohermansyah Djohan  kepada INDOPOS Jakarta, Selasa (22/7).

Oleh Administrator   
 
PDF
Cetak
E-mail
22
Jul
2014

PERINDUSTRIAN

JAKARTA, KOMPAS - Inovasi desain produk menjadi benteng efektif membendung gempuran produk import. Di sisi lain, penyadaran menggunakan produk dalam negeri harus terus digencarkan.

"Pelaku usaha di Yogyakarta, misalnya, sempat mengeluh ke Dekranasda mengenai masuknya batik printing dari Tiongkok," kata Kepala Bidang Promosi Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) DI Yogyakarta Eko Witoyo, di Jakarta, Senin (21/7).

Oleh Administrator   
 
PDF
Cetak
E-mail
22
Jul
2014

Prabowo Subianto tentu bukanlah Joko Widodo. Demikian juga sebaliknya. Untuk sekadar memberikan perspektif, kita perlu melihat spesifikasi setiap tokoh besar ini. Prabowo mempunyai jejak kesejarahan "gemilang". Kakeknya, Margono Djojohadikoesoemo, bukan hanya sudah menjadi bagian dari kaum terpelajar melalui politik etis yang dilancarkan pemerintah kolonial Belanda sejak 1901, melainkan juga pendiri Bank Nasional Indonesia (BNI) pada 1946. Keterpelajaran ayahnya, Sumitro Djojohadikusumo, jauh lebih gemilang karena ia berhasil meraih doktor dalam ekonomi pertanian pada 1930-an dari Belanda.

Oleh Administrator   
 
PDF
Cetak
E-mail
18
Jul
2014

MENJAGA NUSANTARA

Puji-pujian dan doa menggema di kaki Gunung Parang, gunung batu andesit yang menjulang tinggi di Daerah aliran Sungai Citarum, Kabuapten Purwakarta, Jawa Barat. Malam itu langit di sekitar Danau Jatiluhur yang membendung sungai purba itu sangat bersih, indah ditaburi ribuan bintang seperti menyongsong musim kemarau.

Berbagai instrumen musik tradisonal khas ritual ruwatan Sunda terus mengalun, mengiringi, doa, seraya membentuk harmoni  yang serasi dengan indahnya alam dan perairan. Rajah (doa dalam bahasa Sunda) terasa lebih sakral dan sangat hening. Begitu sakralnya seraya melahirkan nilai kontemplatif, yang sangat khidmat dalam mendekatkan diri pada Sang Maha Pencipta.

Oleh Administrator   
 
PDF
Cetak
E-mail
18
Jul
2014

PEMILIHAN KEPALA DAERAH

JAKARTA, KOMPAS- Dua isu masih mengganjal dalam penyelesaian Rancangan Undang-undang Pemilihan Kepala daerah, yaitu sistem pemilihan wali kota/bupati dan wakil gubernur/wakil wali kota/wakil bupati. Pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat masih memiliki sikap berbeda terkait kedua isu itu.

Demikian disampaikan Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Djohermansyah Djohan dalam diskusi  “Penguatan  Platform Otonomi Daerah” di Jakarta, Kamis (17/7).

Oleh Administrator   
 
PDF
Cetak
E-mail
18
Jul
2014

30 Persen Dialokasikan untuk Pendidikan

JAYAPURA, KOMPAS – Perbaikan kondisi dan mutu pendidikan menjadi fokus Pemerintah Provinsi Papua guna memperbaiki kesejahteraan masyarakat. Komitmen untuk memperbaiki mutu pendidikan di Papua itu salah satunya dengan mengalokasikan dana otonomi khusus untuk dana pendidikan.

Gubernur Papua Lukas Enembe mengatakan, penggunaan dana otonomi khusus yang diterima Provinsi Papua pada tahun ini sekitar 80 persen dialokasikan ke daerah-daerah. Dari dana otonomi khusus yang disebar ke daerah itu harus dipastikan sebesar 30 persennya digunakan untuk pendidikan.

Oleh Administrator   
 
PDF
Cetak
E-mail
17
Jul
2014

PERJALANAN

Menyusuri sela-sela rumah warga Kampung Sade, Desa Rembitan, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat , bagaikan menelusuri sebuah labirin. Di kiri kanan berdiri rumah tradisional suku Sasak dengan dinding anyaman bumbu dan atap alang-alang. Bagian teras rumah dimanfaatkan sebagai gerai untuk memanjang aneka kain tenun buatan tangan.

Jarum jam menunjuk lepas pukul 10.00 Wita, beberapa saat lalu. Namun, matahari masih redup menyinari Sade akibat terhalang mendung. Kesibukan mencolok tampak di beruga, semacam balai tradisional mirip gazebo yang berada di belakang area parkir,tepat di pinggir jalan utama Sengkol-Kuta di NTB.

Oleh Administrator   
 
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Berikutnya > Akhir >>

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL

Search

Find Us on

Visitors

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday698
mod_vvisit_counterYesterday4239
mod_vvisit_counterThis week18886
mod_vvisit_counterLast week28643
mod_vvisit_counterThis month102317
mod_vvisit_counterLast month129580
mod_vvisit_counterAll days1793727

News Letter 2013

Visualisasi Otda

"Desentralisasi dan Otonomi Daerah: Pilihan Terbaik"

"Melaju Bersama Otonomi"

"Hari Otonomi Daerah Ke XVII"

Kontak
DITJEN OTONOMI DAERAH
KEMENTERIAN DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA
JL. Medan Merdeka Utara No. 7-8 Jakarta Pusat 10110
http ://www.otda.kemendagri.go.id
bagren_otda@kemendagri.go.id
No Telp/Fax : 021-34833648 (T.U Ditjen Otda), 021-3859335 (Bagren Otda)
Visi Ditjen Otonomi Daerah:
Terdepan dalam Memantapkan Efektivitas dan Efisiensi Penyelenggaraan Pemerintah yang Desentralistik dalam Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia
Copyright © 2014. ditjen Otda.

Copyright © 2012 Direktorat Jenderal Otonomi Daerah. All Rights Reserved.