Wednesday April 23, 2014
News Feeds:
Babad Diponegoro Jadi Ingatan Dunia UNESCO PDF Cetak E-mail
Oleh Administrator   
Jumat, 21 Juni 2013 09:17

Negara Kertagama Sebelumnya Tingkat Asia Pasifik

JAKARTA,KOMPAS-Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan PBB, Kamis (20/6). Resmi mengumumkan Babad Diponogoro dan Negara Kertagama sebagai Daftar Ingatan Dunia (Memory of the world). Keduanya dicatat bersama 52 Dokumen lain tim dibawah UNESCO.

Keputusan itu diumumkan resmi melalui situs unesco.org setelah Direktur Jendral UNESCO Irina Bokova menyetujui keputusan komite  pada pertemuan di Gwangju, Korea Selatan. “Babad Diponogoro  merupakan otobiografi pertama dalam sastra Indonesia,” kata Peter  Carey. peneliti yang menulis biografi Diponogoro selama 30 tahun, kamis.

Babad Diponogoro adalah  catatan pribadi yang ditulis Pangeran Diponogoro, ketika diasingkan Belanda di Manado, Sulawesi utara, Mei 1831 hingga February 1832. Catatan itu dalam macapat, yang dinilai sebagai otobigrafi pertama dalam literatur Jawa modern.

Saat Peter datang pertama kali ke Indonesia tahun 2008. Wardiman Djojonegoro (mantan Menteri Pendidikan Indonesia) membaca karya Peter tentang Biograsi Diponegoro Power Of Propphecy. Ia antusias memasukkan Babad Diponegoro ke Memory Of The World (WOM).  “Kami mengajukan pertama kali tahun 2011, tetapi dikembalikan UNESCO agar di lengkapi,” kata Wardiman. Ada tiga syarat sebuah arsip bisa masuk MOW, yaitu dampak dalam negeri, dampak Internasional, dan naskah ini harus asli.

Negarakertagama

UNESCO juga menerima Negarakertagama karya pujangga Majapahit Empu Prapanca sebagai ingatan dunia. Tahun 2005, kata Peter. Negarakertagama di terima UNESCO sebagai MOW untuk kawasan Asia Pasifik dan baru tahun ini naik posisinya ke tingkat dunia.

Negarakertagama berkisah kebesaran Kerajaan Majapahit di bawah Hayam Wuruk dan patih Gadjah Mada. Keduanya digambarkan peduli terhadap rakyat,kemakmuran masyarakat, menyokong pluralisme, dan lain-lain.

Pengajuan Babad Diponegoro dan Negarakertagama dilakukan bersama antara Perpustakaan Nasional dan Koninklijk Instituut voor Taal- Land-en Volkenkunde (KITLV) atau lembaga Kerajaan Ilmu Bahasa, Negara, dan Antropologi Belanda.

Menurut Direktur KITLV Kantor Jakarta Roger Tol, pengajuan MOW dilakukan bersama karena naskah Negarakertagama dan Babad Diponegoro tersimpan di Perpustakaan Nasional Indonesia dan KITLV.

Naskah salinan Babad Diponegoro  yang ditulis dalam bahasa Jawa dimiliki Perpustakaan Nasional. Sementara itu, naskah Babad Diponegoro berbentuk manuskrip bertuliskan Arab Gundul, tulisan tangan Diponegoro, di simpan di Belanda.(IND/DOE).

Sumber : Kompas (Jumat, 21 Juni 2013)

LAST_UPDATED2
 

Search

Find Us on

Visitors

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday2571
mod_vvisit_counterYesterday5672
mod_vvisit_counterThis week17033
mod_vvisit_counterLast week20506
mod_vvisit_counterThis month91816
mod_vvisit_counterLast month164210
mod_vvisit_counterAll days1385737

News Letter 2013

By iNow Web Design

Visualisasi Otda

"Melaju Bersama Otonomi"

"Hari Otonomi Daerah Ke XVII"

Kontak
DITJEN OTONOMI DAERAH
KEMENTERIAN DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA
JL. Medan Merdeka Utara No. 7-8 Jakarta Pusat 10110
http ://www.otda.kemendagri.go.id
bagren_otda@kemendagri.go.id
No Telp/Fax : 021-34833648 (T.U Ditjen Otda), 021-3859335 (Bagren Otda)
Visi Ditjen Otonomi Daerah:
Terdepan dalam Memantapkan Efektivitas dan Efisiensi Penyelenggaraan Pemerintah yang Desentralistik dalam Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia
Copyright © 2014. ditjen Otda.

Copyright © 2012 Direktorat Jenderal Otonomi Daerah. All Rights Reserved.