(021) 3450038
Berita dan Informasi
Home / Berita & Informasi / Rapat Dengar Pendapat membahas Pilkada Tahun 2020
08
Juli
2019
Rapat Dengar Pendapat membahas Pilkada Tahun 2020

(8/7) Rapat Dengar Pendapat dengan KPU RI, Bawaslu, Dirjen Polpum Kemendagri, Dirjen Otda Kemendagri, dan Dirjen Dukcapil Kemendagri di Komisi II DPR RI. Rapat Dengar Pendapat kali ini membahas Peraturan Komisi Pemilihan Umum tentang Tahapan, Program dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2020.
“hari ini agendanya hanya satu, membahas draft PKPU tentang tahapan pemilihan kepala daerah tahun 2020. KPU sebagaimana biasa kami lakukan selama ini, membuat proses PKPU dengan transparan. Kita sudah melakukan pembahasan dalam rapat pleno, kita melakukan uji publik, kita merapikan atas masukan publik, kemudian hari ini kita lakukan rapat konsultasi dengan pemerintah dan DPR. Kalau tidak ada masukan yang harus membuat KPU untuk mengubah atau menyempurnakan maka kita lanjutkan dengan mengundangkan.” jelas Ketua KPU RI, Arief Budiman.

Pilkada Serentak 2020 yang rencananya akan digelar 23 September 2020 tahapannya akan dimulai September 2019. “Tahapan akan dimulai september. Karena ini penting untuk harus ada segera, baik bagi penyelenggara pemilu maupun bagi peserta pemilu. Karena bagi peserta pemilu nanti akan merancang, kapan harus rapat internal, kapan berkoalisi, kapan menentukan kandidat. Bagi KPU juga penting, kapan harus membuat rencana kegiatan dan menyusun anggaraan, kapan anggaran harus mulai tersedia. Ini penting juga untuk pemerintah daerah, penting bagi aparat keamanan. Jadi tahapan ini akan menentukan banyak hal.” lanjut Arief Budiman.

Berbagai dukungan terus diberikan pemerintah untuk menyukseskan jalannya Pilkada dari waktu ke waktu “Dukungan yg diberikan Kemendagri ialah Netralitas ASN, dukungan partisiasi pemilih, dukungan terkait bagaimana penyelenggaraan pemerintah yang baik.” papar Akmal Malik, Plt Dirjen Otonomi Daerah.

Pilkada 2020 akan diselenggarakan di 270 daerah (9 prov, 224 kab, 37 kota) diharapkan tinggi partisipasi pemilihnya meningkat dari Pilkada 2018. Trend partisipasi pada Pilkada serentak tahun 2015: 70%, tahun 2017 : 74,5%, dan tahun 2018 : 73,24%. “Tugas utama dukcapil menyiapkan data kependudukan. Perkiraan dp4 ada Pilkada 2020 ialah 107.531.640 pemilih, pemilih perempuan 53.605.363, pemilih laki-laki 53.926.277. Kewajiban dukcapil menyerahkan data pada 22-24 februari 2020” papar Zudan Arif, Dirjen Dukcapil Kemendagri. (@OtdaInfo)

Artikel Lainnya
16 Juli 2019
Mendagri lantik Abdullah Sani sebagai Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur
15 Juli 2019
Ketua DPRD Kobar: Perda Walet Banyak Dicontoh Kabupaten Lain di Kalteng
09 Juli 2019
Pilkada Serentak Digelar 23 September 2020, Ini Tahapannya!
05 Juli 2019
KPU Pertimbangkan E-Rekap untuk Pilkada 2020
04 Juli 2019
Focus Group Discussion KPI